MENYEMPATKAN DIRI UNTUK BERIBADAH KEPADA ALLAH SWT

thumbnail
Pesugihan Islami, Jalbur Rizki
MENYEMPATKAN DIRI UNTUK BERIBADAH KEPADA ALLAH SWT - adalah Salah satu Pesugihan Islami yang tidak melanggar aturan agama, bahkan sangat di anjurkan. seperti banyak membaca shalawat dan zikir-zikir lain.
Termasuk dari terapi untuk mendatangkan rezeki berkah melimpah adalah menyempatkan diri untuk beribadah kepada Allah / Tafarrugh.  

Tafarrugh/menyempatkan diri untuk beribadah yang kami maksud disini bukan dengan meninggalkan pekerjaan dan duduk siang malam di masjid. Akan tetapi hendaklah kita menghadirkan hati dan jasad sewaktu beribadah dengan penuh khusyu’ dan tunduk kepada Allah dengan menghadirkan keagungan Allah SWT dan merasa seolah-olah dia sedang bermunajat kepada raja yang amat berkuasa. Bahkan dia dalam kondisi seperti yang tersebut dalam sebuah hadits :
 ان تعبدالله كأنك تراه فان لم تكن تراه فانه يراك Hendaklah kamu menyembah Allah seolah-olah kamu melihatnya, jika kamu tidak melihat Nya maka sesungguhnya Dia melihat kamu.” (HR. Muslim)

Jangan sampai badannya ada di atas sajadah sedangkan hatinya berada di tempat pekerjaan. Mulla Ali Qari, menerangkan sabda Nabi “Tafarrugh li ‘ibadati” artinya kosongkan hatimu untuk beribadah kepada Tuhanmu.” Banyak nash yang meunjukkan bahwa menyempatkan diri untuk beribadah itu termasuk terapi mendatangkan rezeki, antara lain sebagai berikut : Imam Ahmad, At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al-Hakim telah meriwayatkan dari abu hurairah ra. Nabi SAW bersabda :
 ان الله تعالى يقول يابن أدم! تفرَّغْ لعبادتي أملأْ صدرك غنًى واَسُدَّفَـقْـرَكَ واِنْ لَاتَـفْعَلْ مَلَأْتُ يَـدَكَ شُغْلًاوَلَمْ اَسُدَّفَقْرَكَ “sesungguhnya Allah telah berfirman : “Wahai anak Adam, sempatkanlah untuk menyembahKu, maka Aku akan membuat hatimu kaya dan menutup kefakiranmu. Jika kamu tidak melakukan, maka Aku akan penuhi tanganmu dengan kesibukan dan Aku tidak menutup kefakiranmu.”

Dalam hadits tersebut Nabi SAW telah menerangkan sesungguhnya Allah SWT telah berjanji kepada orang yang mau menyempatkan diri untuk beribadah, dengan dua keuntungan sekaligus mengancam terhadap orang yang tidak mau melakukannya dengan dua sikap pula. Adapun dua keuntungan itu adalah Allah swt akan membuat hatinya kaya dan menutup keperluannya terhadap manusia, sedangkan dua siksa itu adalah Allah akan memberinya kesibukan dan tidak terpenuhi kebutuhannya, sehingga dia selalu merengek-rengek pada manusia.
Dalam hadits lain yang di riwayatkan oleh Imam Al-Hakim dari Mu’aqqal bin Yassar ra, ia berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda:
 يقول ربكم تبارك وتعالى يابن ادم تفرغ لعبادتى املأقلبك غنى واملأيديك رزقا يابن ادم
 لاتباعدني فاملأقلبك فقراواملأيـديـك شغلا
 “Tuhanmu telah berfirman : Wahai anak adam sempatkanlah untuk beribadah kepada-Ku maka Aku akan penuhi hatimu dengan rasa kaya dan Aku akan penuhi kedua tanganmu dengan rezeki. Wahai anak Adam, janganlah kamu menjauhi Aku maka Aku akan memenuhi kedua tanganmu dengan kesibukan.” 

Denyan Menyempatkan diri untuk beribadah kepada Allah selain kita melancarkan rezeki kita juga tergolong orang yang bertaqwa.

KEAJAIBAN REZEKI DI ZONA TAQWA

thumbnail
Pesugihan IslamiKEAJAIBAN REZEKI DI ZONA TAQWA - di Indonesia begitu banyak Tempat Pesugihan yang begitu akrab dan populer di kalangan Masyarakat seperti, Pesugihan Gunung Kawi, Pesugihan Gunung Kemukus, Pesugihan Uang Instan, Pesugihan Tuyul, Pesugihan Jual Musuh, Pesugihan Uang Ghoib dan masih banyak lagi model dan caranya.
kami tidak akan membahas tentang tempat pesugihan-pesugihan tersebut, tapi kami akan berbagi Keajaiban Rezeki di zona Taqwa. Diantara Faktor-faktor yang dapat memperlancar dan menderaskan datangnya rezeki sekaligus terapi untuk mendatangkan rezeki berkah dan melimpah adalah Taqwa, seperti halnya Percepatan Rezeki dengan istighfar dan taubat yang sudah saya posting sebelumnya.

Para Ulama telah menjelaskan arti taqwa, misalnya Ar-Raghib Al-Ashfahani yang mendefinisikan taqwa adalah menahan diri dari dosa. yakni mengerjakan semua perintahnya dan menjauhi larangan. Dalil yang menunjukkan bahwa taqwa merupakan terapi mendatangkan rezeki antara lain: “Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. dan memberikan rezeki dari arah yang tiada disangka-sangka” (QS. Ath Thalaaq: 2-3)

Dalam ayat diatas Allah SWT telah menjelaskan bahwa barang siapa yang bertaqwa yang sebenarnya maka Allah akan menjamin 2 perkara : Dia akan memberikan jalan keluar/solusi dari setiap masalah dan keluar dari segala kesusahan dunia dan akhirat. Allah memberi rezeki dariarah yang tiada di sangka-sangka/tak terduga oleh logika. Al Hafidz Ibnu Katsir dalam tafsirnya berkata : barang siapa yang takut kepada Allah dalam menjalankan perintahnya dan menjauhi laranganNya maka Dia akan memberikan solusi dan rezeki dari sumber yang tak pernah dia bayangkan.
dalam ayat lain Allah berfirman: “jika sekiranya penduduk suatu negeri beriman dan bertaqwa pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkat dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu maka kami siksa mereka di sebabkan perbuatannya.” (Al-A’raf : 96) Pandangan ulama tentang ayat di atas : Imam Al-Baghawi berkata, kata barakat adalah jama’ dari berkah artinya “sesuatu yang terus menerus”

Imam Al-khazin mengartikan berkah itu adalah kebaikan dari Allah pada sesuatu. Sayyid Muhammad Rasyid Ridho mengatakan “sesuatu yang diberikan kepada orang mukmin adalah berupa keberkatan dan kenikmatan” oleh karena itu Allah memerintahkan kepada mereka adalah bersyukur kepada Allah rela kepadaNya dan memberikan pemberian itu untuk kebaikan. penggunaan kata jama’/plural menurut Ibnu ‘Atsyur, itumenunjukkan berkat yang banyak. dalam ayat itu Allah berfirman: Niscaya kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.

Dalam ayat lain Allah berfirman: dan sekiranya mereka bersungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat, Injil dan (Al Quran) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapatkan dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka. (QS. Al Maidah : 66) 

Allah SWT telah mengabarkan tentang Ahli Kitab. kalau saja mereka mau mengamalkan Taurat Injil dan Al Quran, sebagaimana yang di katakan oleh Abdullah bin Abbas ra, maka Allah akan melimpah ruahkan rezekinya untuk mereka, baik yang turun dari langit maupun yang tumbuh dari bumi. dalam firman lain: “Dan bahwasanya jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama islam) benar-benar kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar(rezeki yang banyak)”. (QS. Al Jin: 16) 

jadi jelas Allah SWT telah menjadikan taqwa sebagai sebab datangnya rezeki seperti tersebut dalam ayat-ayat diatas. barangsiapa ingin mendapatkan kelapangan rezeki dan mata pencaharian, hendaklah dia menghindarkan diri dari dosa serta menjalankan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan Nya.

PERCEPATAN REZEKI DENGAN ISTIGHFAR DAN TAUBAT

thumbnail
Pesugihan islami
PERCEPATAN REZEKI DENGAN ISTIGHFAR DAN TAUBAT - Masalah kekurangan dalam Finansial kerap kali menjadi alasan bagi sebagian kita untuk melakukan Praktek Pesugihan dengan cara yang melanggar agama demi mendapatkan kekayaan instan, padahal dalam islam kita sudah di ajari Pesugihan Islami atau Jalbur Rizki halal untuk menderaskan datangnya rezeki pada kita. sebagian cara-cara islami itu sudah kami posting seperti, Berhijrah di jalan Allah, Keajaiban rezeki di zona pasrah dll.

Salah satu cara dan sebab terpenting yang dapat memudahkan datangnya rezeki dan kekayaan adalah istighfar dan taubat kepada Allah yang maha pengampun. PERCEPATAN REZEKI DENGAN ISTIGHFAR DAN TAUBAT Cara islami mendatangkan Uang / rezeki berlimpah, cara aman dan di anjurkan dalam agama. anda tidak perlu lagi pergi kemana-mana untuk merubah finansial anda. 

Hakekat istighfar dan taubat
Banyak orang mengira bahwa istighfar dan taubat itu cukup berucap “astaghfirullahal ‘adzim” padahal hatinya sama sekali tidak paham/terkesan/tidak ada kesadaran dari apa yang dia ucapkan . Imam Ar-Raghib Al-Ashfahani berkata : taubat menurut agama adalah meninggalkan perbuatan dosa karena buruknya, menyesal atas keterlanjuran melakukan dan bertekad tidak akan mengulanginya, serta berusaha untuk memperbaiki amal perbuatannya. manakala 4 hal itu ada maka sempurnalah syarat-syarat taubat.

Imam Nawawi juga menyinggung masalah ini. beliau berkata: taubat dari segala dosa adalah wajib. jika dosa hanya berhubungan antara hamba dan Allah SWT. tidak berhubungan dengan hak orang lain maka cukup ada 3 syarat saja dalam bertaubat yaitu, meninggalkan maksiat tersebut, menyesal atas perbuatannya dan bertekad untuk tidak mengulanginya. jika salah satu dari tiga syarat tidak ada maka taubatnya tidak sah. akan tetapi jika dosa itu berkaitan dengan hak orang lain maka syarat taubatnya menjadi empat. di samping yang di sebutkan di atas maka di tambah satu lagi yakni dia harus menyelesaikan dengan orang yang bersangkutan.

ada banyak nash baik dari Al-Quran dan Hadits yang menunjukkan bahwa istighfar dan taubat adalah terapi dan cara untuk mendatangkan rezeki, berkah dan kemurahan Allah SWT. Allah berfirman : “Maka aku katakan kepada mereka : mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah maha pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh : 10-12)

ayat-ayat di atas menyinggung korelasi antara istighfar dan masalah-masalah sesudahnya, Al-Qurthubi berkata: ayat ini dan ayat yang serupa yang terdapat dalam surat Huud, menjelaskan bahwa sesungguhnya istighfar itu akan dapat menarik rezeki dan hujan. Al Hafidz Ibnu Katsir yang menafsirkan ayat tersebut juga mengatakan : jika kamu bertaubat kepada Allah, memohon ampun dan taat kepada Nya maka Allah SWT akan memperbanyak rezekimu, menyiramimu dengan keberkahan dari langit dan menumbuhkan untukmu keberkahan dari bumi, tanaman, memperderas susu dan memberimu harta dan anak-anak. kemudian Allah akan menjadikan untukmu kebun-kebun yang penuh dengan buah-buahan serta melengkapinya dengan sungai-sungai yang mengalir.

Sahabat Umar Al-khattab ra telah berpegang kepada ayat ini ketika beliau memohon hujan kepada Allah. di riwayatkan dari Asy-Sya’bi bahwa Umar telah keluar bersama manusia untuk mengadakan shalat istisqa’ namun dia tidak lebih hanya membaca istighfar sampai ia pulang kembali. tatkala ditanyakan kepadanya: kami tidak mendengar engkau memohon hujan. Dia menjawab: aku memohon hujan dengan bintang gemintang di langit yang menurunkan tetesan air, kemudian dia membaca ayat : Mohonlah ampun kepada Tuhanmu sesungguhnya Dia maha pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan yang lebat.

Bahkan Imam Hasan Al-Bashri selalu menyarankan membaca istighfar kepada orang-orang yang mengadukan kemelaratan, kefakiran dan kesulitan rezeki atau mengadukan soal kekeringan. dalam ayat lain yang menceritakan tentang seruan Hud kepada kaumnya supaya beristighfar : Dan (dia berkata): hai kaumku, mohonlah ampun pada Tuhanmu lalu bertaubatlah kepadaNya, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang sangat deras atasmu dan dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa. (QS. Huud: 52) dan Allah berfirman dalam surat Huud ayat 3 : dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepadaNya. niscaya akan memberikan kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah di tentukan dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya.

jika kamu berpaling maka sesungguhnya aku takut kamu akan di timpa siksa di hari kiamat. Rasulullah SAW bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh, Imam Ahmad, Abu Dawud, An-Nasa’i Ibnu Majah, dan Al-Hakim, dari Abdullah bin Abbas ra dia berkata: bahwa rasulullah bersabda : Barang siapa yang memperbanyak membaca istighfar maka Allah akan menghapus segala kedukaannya, menyelesaikan segala problemnya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak di sangka-sangka.

KEAJAIBAN REZEKI DI ZONA PASRAH

thumbnail
PESUGIHAN ISLAMI, PESUGIHAN TANPA TUMBAL
KEAJAIBAN REZEKI DI ZONA PASRAHKata Kata Pasrah seringkali kita ucapkan bahkan sering terdengar di sekeliling kita. Kata Pasrah kepada Allah pada artikel ini lebih di prioritaskan pada terapi rezeki. Sebagaimana sudah kami bahas di artikel Hijrah di Jalan Allah adalah salah satu solusi mengatasi permasalahan keuangan yang belakangan ini sudah menjadi masalah yang sangat krusial, sekarang kami akan mencoba berbagi tips Mempercepat datangnya rezeki di zona pasrah/tawakkal kepada Allah. Termasuk Terapi atau cara mempercepat datangnya rezeki berkah dan melimpah adalah Tawakkal/Pasrah kepada Allah SWT zat yang maha Esa dan Tempat meminta.

Imam Al-Ghazali mengatakan, “Tawakkal/pasrah artinya hati bersandar kepada Zat yang di pasrahi (Al-Wakiil) semata-mata". Al ‘Allamah Al Manawi berkata, Pasrah adalah menyatakan kelemahan, ketidak berdayaan dan bersandar sepenuhnya kepada Dzat yang di pasrahi. hendaklah kita meyakini bahwa tidak ada yang berbuat di dunia kecuali Allah dan dan setiap sesuatu yang ada berupa mahluk, rezeki, pemberian, halangan bahaya, kaya, miskin, sehat, sakit hidup dan mati adalah datang daripada Allah SWT.

Imam Ahmad, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ibnul Mubarak, Ibnu Hibban, Al Hakim, Al Qadha’i dan Al baghawi telah meriwayatkan dari Umar bin Khaththab ra berkata, Bahwa Rasulullah SAW telah bersabda: “Jika saja kamu bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya Pasrah, pasti kamu di beri rezeki sebagaimana burung di beri rezeki, ia pagi-pagi lapar dan sore hari telah kenyang” Allah Berfirman: Barang siapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang di kehendaki )-Nya. sesungguhnya Allah telah mengadahkan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. (Ath-Thalaq : 3) Ar-Rabi’ abin khutsaim dalam tafsirnya, berkata,”Barangsiapa sudah pasrah Allah tidak akan menyempitkan “manusia.

Pasrah atau yang biasa di sebut tawakkal adalah salah satu cara islami untuk Mendatangkan Rezeki banyak dan berlimpah.

BERHIJRAH DI JALAN ALLAH

thumbnail
PESUGIHAN ISLAMI, PESUGIHAN TANPA TUMBAL, TERAPI REZEKI
BERHIJRAH DI JALAN ALLAH adalah salah satu Pesugihan Islami, Pesugihan Tanpa Tumbal dan Terapi untuk mendatangkan rezeki, uang dan kekayaan melimpah.

Sebelumnya kami telah memposting Masalah Clear Solusi Hadir Dengan Membaca Al Quran Cara bagaimana mengatasi permasahal melalui olah spiritual. sekarang kami akan membahas cara mendapatkan solusi untuk mengatasi masalah rezeki dengan cara Berhijrah dijalan Allah.

Hijrah secara bahasa adalah pindah dari satu tempat ketempat yang lain. Imam Ar-Raghib Al-Ashfihani mengartikan hijrah adalah keluar dari kampung kekufuran kepada kampung Iman seperti berhijrah dari kota mekkah ke Madinah. Tentu saja kata Muhammad Rasyid Ridla, Hijrah di jalan Allah SWT. yang sebenarnya adalah di maksudkan untuk mencari ridha Allah SWT dengan menegakkan agamanya, sehingga Allah SWT akan menolong orang-orang yang beriman atas orang kafir.

Dalil yang menunjukkan bahwa hijrah adalah Terapi untuk mendatangkan rezeki adalah ayat yang berbunyi :
وَمَنْ يُهَاجِرُاِلَى الله يَجِدْفِى الْأَرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيْرًا وَسَعَة

"Barang siapa berhijrah di jalan Allah niscaya mereka akan mendapati di muka bumi initempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak"
dalam ayat tersebut Allah telah berjanji bahwa orang yang berhijrah di jalan Allah akan mendapatkan dua hal yaitu rezeki yang banyak dan kelalapagan. sebagaimana Imam Ar_razi mengatakan bhwa barang siapa hijrah di jalan Allah kenegri lain maka dia akan mendapatkan kenikmatan dan kebaikan yang
banyak hal mana yang membuat musuh-msuhnya yang bersama di negeri asal menjadi hina dan tunduk. sesungguhnya orang yang pergi ke negeri asing jika dia bernasib baik di negeri itu dan kabar ini sampai kenegri asal, tentu para musuh-musuhnya akan malu atas perilakunya yang buruk dan dengan demikian mereka menjadi hina dan tunduk.

adapun yang di maksud sa'ah  dalam ayat di atas adalah kelapangan dalam rezeki. ini penafsiran Abdullah bin Abbas, Ar-Rabi', Adh-Dhahak, 'Atha' dan jumhurul ulama'.
Qatadah berkata, "arti sa'ah di situ adalah kelapangan dari tersesat kepada petunjuk dan dari kemiskinan kepada kaya. sedangkan Imam Malik berkata, Assa'ah adalah negeri yang luas.
dari tiga pendapat tersebut Imam Al Qurthubi memberikan catatan bahwa pendapat Imam Malik adalah mendekati kefashihan orang arab. karena dengan luasnya negeri dan banyaknya penghasilan akan menyebabkan rezeki melimpah ruah, hatipun lapang dan lain-lain bentuk pertolongan.
dari pendapat manapun yang kita ambil tetap nyata orang yang berhijrah di jalan allah akan menerima janji-Nya berupa kelapangan rezeki, baik secara lagsung maupun tidak langsung, dan janji Allah adalah pasti.

Sebenarnya dunia telah melihat bukti kebenaran janji itu bahkan akan senantiasa menyaksikan. bagaimana keadaan orang yang berhijrah menyertai Rasulullah SAW sebelumnya mereka adalah orang-orang yang tidak memiliki kedudukan dalam dalam sejarah. Namun manakala mereka mau meninggalkan kampung halamannya, bahkan kesayangannya untuk berhijrah maka Allah mengganti dan memberikan kepada mereka kunci-kunci kerajaan romawi  dan persi. Allah membukakan untuk mereka pintu-pintu kemenangan sehingga gudang-gudang kekayaan Kisra dan kaisar Allah berikan juga pada mereka.

Dalam menerangkan tafsiran ayat di atas Imam Ar-razi berkata, singkatnya, seolah dikatakan, "Wahai manusia kamu takut meninggalkan kapung halamanmu kalau jatuh miskin di perjalanan. maka janganlah kamu takut! sesugguhnya Allah SWT akan memberikan kepadamu kenikmatan yang besar manakala kamu berhijrah yang menjadi sebab musuh-musuh kamu tunduk dan kehidupan kamu menjadi lapang.

MASALAH CLEAR SOLUSI HADIR DENGAN MEMBACA AL-QURAN

thumbnail
MASALAH MENCAIR SOLUSI HADIR DENGAN MEMBACA AL-QURAN
Keajaiban al Quran
Permasalahan dalam perjalanan hidup manusia selalu ada, kadang kita harus menangis dan tertawa, kadang senang kadang susah, kadang menderita kadang bahagia, itulah romantika dan problematika kehidupan. ketika kita di terpa masalah atau musibah segera ingin memiliki solusinya, permasalahannya, bagaimana menemukan solusi-solusi atas problem kita di dalam Al-Quran?
kami akan memberikan cara sederhana namun sangat manjur untuk mengatasi suatu permasalahan. Bukalah Al-Quran dengan random/acak Lihat dan Bacalah! Renungkanlah dalam-dalam Mari kita bahas satu persatu……
Pertama, Bukalah Al-Quran dengan random/acak Sebelum membuka Al-Quran, berdoalah terlebih dahulu dan luruskan niat “Ya Allah, Hamba mohon ridhaMu, Hamba mohon kuasaMu, Hamba mohon kehendakMu. Hamba pasrahkan diri ku sepenuhnya kepada Mu, Hamba pasrahkan permasalahan hidupku kepada Mu, Ya Allah, saya belum menemukan jalan keluar permasalahan saya ini………saya memohon kepada Mu untuk memberikan jalan kelua yang terbaik”

Jernihkan pikiran anda dengan doa tersebut. setelah berdoa perlahan bukalah Al-Quran secara acak dan Bacalah!!!. dengan membuka Al-Quran secara acak sebenarnya anda sedang memasrahkan semua permasalahan anda pada Allah, anda yakin bahwa Allah akan memberikan jawabannya melalui Al Quran, fokuskan pikiran dan perasaan hanya pada penyelesaian permasalahan anda. ketika anda membuka Al quran, keyakinan yang anda pupuk mulai membaik, anda mulai yakin bahwa Allah segera memberikan jalan terbaik. apabila anda belum menemukan jawabannya jangan berputus asa, bukalah kembali AlQuran secara Acak, bacalah selami maknanya, cerna maksudnya resapi intisarinya.  

Kedua Lihat Dan Bacalah! Setelah membuka Al Quran secara acak, bacalah beberapa ayat berulang-ulang sampai anda merasa nyaman. Lantunkan ayat-ayat tersebut dengan suara merdu agar anda merasa tenang dan nyaman. Alunan-alunan bacaan Al Quran dapat menyejukkan hati bahkan bacaan alquran memiliki unsur musikal yang dapat melembutkan dan mencerdaskan hati.
Bacalah perlahan-lahan dan nikmatilah, misalnya anda menetapkan baca lima ayat saja, baca lima ayat tersebut berulang-ulang dan nikmatilah. setelah anda merasa nyaman dan nikmat, cobalah anda melihat arti ayat yang sedang anda baca. bacalah artinya berulang sampai anda benar-benar memahaminya. setelah anda memahaminya, baca kembali ayat tersebut dengan lantunan suara merdu sambil membayangkan artinya, baca berulang kali dengan cara seperti ini, anda sedang melakukan afirmasi dan mengirimkan getaran-getaran positif dalam kehidupan anda. dengan melakukan cara kedua ini saya yakin anda mulai merasa tenang. emosi mulai stabil, perasaan yang baik tersebut menyebabkan pikiran-pikiran turut membaik. yang tadinya anda merasa kesal, stress, lelah dan sebagainya, lambat laun mulai berganti menjadi tenang, bahagia, syukur, cinta dll. sebagaimana yang di tegaskan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah haditsnya : setiap kali sutau kaum berkumpul di dalam salah satu rumah Allah untuk membaca Al-Quran dan saling mengajari di antara mereka maka ketenangan turun kepada mereka, rahmat meliputi mereka, para malaikat mengelilingi mereka dan Allah menyebut-nyebut mereka di depan makhluk yang ada di sisi-Nya`  

Ketiga, Renungkanlah dalam-dalam! Ketika anda membaca Al-Quran, rasakanlah bahwa anda sedang berdialog dengan Al-Quran, rasakanlah bahwa Al-Quran sedang berbicara dengan diri anda. bacalah satu ayat kemudian berhentilah. rasakan kembali Al-Quran sedang berbicara dengan anda, anda berdialog dengannya, dengan sapa yang bersih dan ikhlas.
anda bisa merasakannya dengan syarat anda benar-benar paham dan merenungi makna ayat yang sedang anda baca. manakala tahapan kedua di atas sudah anda kuasai tentang bagaimana cara membaca Al-Quran lalu memahami artinya, kemudian membacanya kembali berulang-ulang hingga kedamaian muncul. berhentilah sejenak membaca Al-Quran, diamlah sebentar.
pahami kandungan ayat yang telah anda baca sesuai kemampuan anda, di saat itulah muncul jawaban yang merupakan jalan keluar/solusi dari permasalahan anda, kadang muncul dari kadungan makna ayat tersebut terkadang ada bisikan lembut/gerak hati, sedikit tapi anda bisa memahami. setelah anda selesai merenungi ayat-ayat tersebut, pejamkan mata anda, pasrahkan dan ikhlaskan semua perasaan yang muncul, syukuri ketenangan yang anda dapatkan saat ini, rasakan seakan-akan masalah anda sudah selesai dengan sangat baik dan mudah.